Fakultas Pascasarjana Warmadewa

Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar Bali, Indonesia

Call:0361-223858

[email protected]

Program Pascasarjana Unwar Gelar Yudisium Ke-18 Secara Daring dan Luring

Selasa, 07 September 2021

Card image

Program Pascasarjana Unwar Gelar Yudisium Ke-18 Secara Daring dan Luring
 
Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) menggelar Upacara Yudisium ke-18 Periode September 2021 di Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Selasa (7/9). Upacara Yudisium dilaksanakan secara hybrid yang memadukan daring dan luring dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes). Hanya perwakilan yudisiawan masing-masing program studi (prodi) yang di yudisium secara langsung. Sedangkan yudisiawan lainnya mengikuti secara daring melalui zoom dan live streaming di youtube Unwar.
 
Yudisium ke-18 PPs Unwar diikuti sebanyak 75 yudisiawan yang terdiri dari 4 orang dari Prodi Magister Manajemen, 16 orang dari Prodi Magister Ilmu Hukum, 3 orang dari Prodi Magister Ilmu Linguistik, 12 orang dari Prodi Magister Administrasi Publik, dan 40 orang Magister Kenotariatan. Jumlah ini meningkat 2,7 % dari lulusan periode Mei 2021 lalu. Lulusan terbaik diraih oleh I Gusti Ayu Agung Wira Premagitari, S.S.,M.Hum., dengan predikat Cumlaude (IPK:4,00) dari Prodi Magister Ilmu Linguistik.
 
Direktur PPs Unwar Dr. Dra. Anak Agung Rai Sita Laksmi, M.Si., mengatakan Yudisium merupakan proses akademik yang menyangkut pengumuman nilai dan kelulusan mahasiswa dari keseluruhan proses akademik yang diikuti selama menempuh pendidikan Magister. Sekaligus penetapan nilai dalam bentuk transkrip akademik. Pelaksanaan yudisium dilaksanakan secara hybrid, karena saat ini Bali masih menerapkan PPKM Level IV. Hal ini dilakukan agar di satu sisi proses akademik dan pengumuman kelulusan tidak tertunda, dan di sisi lain, wajib mendukung kebijakan pemerintah dan pimpinan Universitas guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 demi kesehatan dan keselamatan bersama. Meskipun demikian tidak mengurangi makna dari upacara yudisium yang sesungguhnya.
 
Dipaparkan, dari segi output lulusan para yudisiawan yang lulus dengan predikat cumlaude mencapai 21 orang (28,00%), 29 orang (38,80%) lulus dengan predikat sangat memuaskan, dan 25 orang (33,30 %) lulus dengan predikat memuaskan. "Tentu ini sangat membanggakan bagi kami, dan kami tidak hanya berhenti sampai di sini, untuk ke depan kami terus berupaya mengembangkan Program Pascasarjana dengan meningkatkan mutu pelayanan dan juga meningkatkan mutu lulusan sesuai dengan visi Universitas Warmadewa," ujar Rai Sita Laksmi.
 
Dikatakan, lulusan dari masing-masing prodi telah memiliki bidang ilmunya masing-masing yang tetap dipayungi visi Unwar, yaitu bermutu, berwawasan ekowisata, dan berdaya saing tahun 2034. Apalagi sebagian besar lulusan telah bekerja, sehingga setelah lulus mereka lebih produktif dengan spesialisasi yang dimiliki di tengah pandemi Covid-19. Namun demikian, para lulusan diharapkan tetap meningkatkan kualitas dan mengembangkan spesialisasinya, baik ditempat kerja maupun di tengah masyarakat.
 
Rektor Unwar yang diwakili Wakil Rektor I Unwar, Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., yang hadir secara daring berharap para lulusan mampu menunjukkan dirinya sebagai alumni Pascasarjana Unwar yang professional. Bukan hanya sekadar kompeten, namun harus mampu menjadi pimpinan di instasi dimana lulusan bekerja, dan terus belajar dimanapun berada untuk mencapai kesuksesan. Sebab, kesuksesan tidak hanya diraih pada prestasi akademik, tetapi bagaimana mensinergikan antara interpersonal skill dengan intrapersonal skill yang didapat di kampus.
 
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., yang juga hadir secara daring mengucapkan selamat kepada kepada para yudisiawan-yudisiawati yang berhasil meraih gelar magister di Program Pascasarjana Unwar. Para lulusan diharapkan mampu meraih mimpi yang selama ini dicita-citakan dengan attitude dari spirit Sapta Bayu. Sehingga, para lulusan mampu menjadi insan yang memiliki jiwa kepemimpinan, unggul, menjunjung tinggi integritas, dan insan yang mampu mensejahterakan masyarakat di lingkungannya.