PS-MSP Pascasarjana Unwar Gelar Pelatihan Bagi Masyarakat Desa Selat, Badung. Implementasi Kerjasama PS-MSP Unwar dengan Kopernik Foundation dan P4S Sedana Merta Desa Selat.
Sabtu, 02 Oktober 2021
PS-MSP Pascasarjana Unwar Gelar Pelatihan Bagi Masyarakat Desa Selat, Badung.
Implementasi Kerjasama PS-MSP Unwar dengan Kopernik Foundation dan P4S Sedana Merta Desa Selat.
Program Studi Magister Sains Pertanian Program Pascasarjana Universitas Warmadewa menggelar Program Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk Pelatihan kepada pemuda dan kelompok wanita tani tentang pertanian terintegrasi antara pemeliharaan ikan nila dengan sistem aquaponik di Desa Selat, Abiansemal-Badung.
Kegiatan Pelatihan yang merupakan implementasi Kerjasama antara Prodi Magister Sains Pertanian Program Pascasarjana Universitas Warmadewa dengan Kopernik Foundation dan P4S Sedana Merta Desa Selat diselenggarakan pada hari sabtu, 2 Oktober 2021.
Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat MSP Unwar Dr. Ir. I Gusti Bagus Udayana, M.Si mengatakan bahwa kegiatan Pelatihan yang melibatkan masyarakat di desa selat, Abiansemal-Badung Khususnya bagi kelompok wanita tani dan generasi muda tidak lain bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah atas kegiatan pertanian yang ada di Desa Selat tersebut. Lebih lanjut pihaknya menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara berkelanjutan selama 4 bulan, sampai dengan bulan Desember dengan jumlah peserta dari kelompok wanita tani yakni 20 orang. "Kegiatan pelatihan ini tentunya kita desain berkelanjutan dimulai dari proses awal sampai dengan pasca panen. Ini tidak lain untuk menambah nilai tambah bagi masyarakat disini" ungkapnya.
Ditemui disela-sela acara Kaprodi Magister Sains Pertanian PPs Unwar Dr. Ir. I Dewa Nyoman Sudita, M.P menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama PS-MSP Unwar dengan Kopernik Foundation dan P4S Sedana Merta Desa Selat. Pihaknya mengatakan bahwa sebelumnya sudah dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya yakni pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani di Desa Pangsan-Petang Badung, berkaitan dengan pengolahan VCO. "Kami sebelumnya bersama-sama dengan kopernik sudah melaksanakan kegiatan bersama, dan kini kami bergerak kembali guna memberikan pengetahuan bagi masyarakat khususnya di bidang pertanian"paparnya. Pihaknya berharap kepada masyarakat khususnya generasi muda agar menjadikan Sektor Pertanian sebagai sumber kehidupan di masa mendatang, sebab jika pertanian dikelola dan diterapkan dengan baik akan berdampak positif bagi perkembangan ekonomi mendatang. "Pada kesempatan kali ini kita memberikan pengetahuan bagi masyarakat bagaimana mengintegrasikan tanaman pakcoy dengan pemeliharaan ikan nila dengan menggunakan sistem aquaponik agar hasilnya maksimal".Ungkap Dewa Sudita.
Sementara itu Associate Director Solutions Lab Kopernik Foundation Nanda Riska, Ph.D mengatakan dampak Pandemi Covid-19 sangat besar bagi perekonomian Bali, untuk itu pihaknya berharap Pelatihan Pertanian terintegrasi dengan sistem aquaponik yang di gagas oleh PS-MSP Universitas Warmadewa yang diperuntukan bagi masyarakat desa selat, abiansemal dapat menjadi alternatif baru dalam memulihkan kembali perekonomian masyarakat. "Kami sangat berharap hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar masyarakat kembali mencintai pertanian sebagai sektor utama. Kami dari kopernik hadir untuk mensuport manajemen project serta kegiatan pasca panen atau pemasaran, hal ini sangat penting diketahui masyarakat agar di saat panen masyarakat tidak bingung dengan hasil panen yang diperoleh" pungkasnya.